No comment yet

100 hari

Banyak yang mau aku tulis sebenernya malam ini. Tapi berhubung laptop masih dimuseumkan ya sudahlah aku menggunakan media seadanya dan postingan yang seadanya juga. Sebagai bentuk dari 'tidak boleh selalu mengeluh'.

Hari ini katanya 100 hari kepemimpinan SBY-BUDIONO. Pusing aku melihat berita yang isinya demo, kerusuhan, korupsi..ya hanya itu itu saja.
Masyarakat terlalu menuntut pemimpin yang ideal. Padahal untuk memimpin sebuah negara itu tidak gampang. Kita kasihlah sedikit kesempatan bagi presiden kita saat ini untuk merubah indonesia menjadi lebih baik. Toh semua itu tidak bisa dilakukan dalam waktu yang singkat, apalagi 100hari semuanya butuh proses...

Tapi emang manusia selalu menuntut haknya tapi belum pasti juga mereka sudah menjalankan kewajibannya.
Intinya setiap masalah jangan diselesaikan dengan otot tapi perlu juga pakai otak.
Tapi kalau dipikir-pikir juga, masalah yang dihadapi bangsa indonesia ini terlampau kompleks, susah untuk diselesaikan. Masalah yang satu hilang timbullah masalah lain. Mungkin untuk memperbaiki ini semua harus timbul dari hati masyarakat itu sendiri. Kita harus bisa melihat, mendengar dan merasakan jangan hanya menghujat presidennya saja, toh presiden hanya manusia biasa sama seperi kita, hanya saja mereka diberi kesempatan untuk menjadi seorang pemimpin.

Well, aku tidak bisa berbicara banyak tentang sistem kepemimpinan yang ada diIndonesia, biarlah orang-orang diatas yang menentukan bagaimana nasib bangsanya, aku sebagai bangsa yang baik hanya bisa mendoakan semoga masalah yang dihadapi bangsa Indonesia cepat berakhir..dan menjadi Indonesia seperti dahulu lagi...
Gemah ripah loh jinawi...
No comment yet

Daffa...

aku lagi jatuh cinta...

bukan jatuh cinta seperti biasa..

bukan jatuh cinta yang mengharap lebih...

tapi ini lebih kepada kasih sayang yang aku miliki untuk seorang anak kecil...

ya, seorang bayi yang baru lahir 45hari yang lalu, yang mampu merubah hidupku dan keluargaku

Dia seperti malaikat kecil yang tiba-tiba hadir dalam keluarga kami, merubah hidup kami lebih berwarna.

Awalnya aku ngerasa ada yang aneh, dari awal keluargaku tuh cuma 4 orang dan aku pikir sampai akhirpun akan tetap 4 orang.

tapi sekarang hadir 1 orang lagi. Dan aku rasa dia yang paling istimewa diantara aku dan Angga.

Aku sayang sama adikku yang ini...

sama Angga juga sayang..

tapi beda, entahlah kenapa setiap aku dijogja aku selalu kangen dan pengen pulang cuma sekedar pengen denger dia nangis, pengen nggendong dia, dan ngeliat ekspresi dia kalo lagi marah.

Kadang kalo aku punya masalah dan aku inget dia, aku ngerasa masalah itu gak ada artinya...
ketika aku ngerasa seseorang pergi dari hidup aku.
Aku ngerasa punya dia, yang akan bikin aku tertawa...

Dan semua ini tulus...

Entahlah,,
dia bikin hari-hariku berubah...

Terima kasih Allah..
Engkau berikan sesuatu yang berbeda dihidupku...
No comment yet

hidup, tinggal menunggu mati??

Banyak yang bisa diambil pelajaran dari hari ini. Ada salah satu temen yang Ayahnya meninggal. Aku masih ngebayangin aja gimana kalo aku diposisi dia. Pasti amat sangat terpukul.
Dimana aku yang masih sangat tergantung dengan orang tua, masih numpang hidup sama mereka tiba-tiba aku harus ngejalanin ini sendiri. Ternyata dunia terlalu kejam untuk dirasa, jangan dipikir hanya yang indah-indah karna sebenernya dunia itu menyakitkan, kalo kita fikir terlalu banyak rintangan yang harus kita lewati untuk mendapatkan kemenangan itu.

Dunia itu ibarat naik pesawat terbang, kita berjalan terus yang pada dasarnya kita ini tidak berpijak, kita hanya berpijak pada bumi yang sebenarnya bumi itu sendiri mengambang. Seperti layaknya pesawat, suatu saat nanti bahan bakarnya akan habis dan gak mungkin akan terus-terusan terbang. Mungkin begitu juga dengan bumi, jika suatu saat nanti bahan bakarnya habis, bumi akan jatuh, akan rusak, dan apa yang bisa terjadi dengan manusia yang tinggal didalamnya??

sesungguhnya, kita gak pernah tau apa yang akan terjadi sedetik setelah ini??

tapi kenapa kita sering menepis apa yang sesungguhnya menjadi tujuan hidup kita. Kenapa kadang kita melupakan kematian yang sebenernya hal itu bisa terjadi kapanpun...

kita ibarat daun yang sangat rentan tertiup angin...bisa kapanpun gugur...

Namun yang ada kita bisa tertawa setiap hari, bahkan terkadang lupa ada akhir dari awal yang kita jalani ini...

sebenernya hidup didunia ini terlalu berat, terlalu banyak godaan.

Manusia hidup didunia itu ibarat orang yang naik motor dijalanan. Kita berebut dan adu cepet, kita pamer kendaraan siapa yang paling bagus, tapi banyak rintangan yang harus kita lewati, kadang ada lampu merah yang bikin kita emosi dan gak sabaran...

Sama kayak manusia, banyak godaan yang bikin mereka gak sabar. Padahal hidup itu gak harus selalu berjalan mulus..
kadang harus melewati jalan yang berbelok-belok, dan berkerikil yang membuat kita terjatuh...
ada yang bisa berdiri lalu berlari lagi, dan ada yang terus-terusan terpuruk dalam masalah yang sama...

Yang peting itu, bagaimana proses kita menuju tujuan hidup itu. Ada yang ngebut, mereka bisa sampai dengan cepat, tapi ada resiko yang harus mereka jalani yaitu kecelakaan...
Ada yang lambat tapi mereka akan merasa lama untuk sampai ditujuan...

Mungkin yang lebih baik itu kita berjalan pelan,tapi jauh-jauh hari kita sudah harus merencanakan perjalanan itu, agar tidak terlambat dan bisa sampai tujuan dengan selamat...

well, jangan melupakan sesuatu yang sebenarnya ada...
Jangan melupakan sesuatu itu seolah kita tidak akan mengalaminya...

ingat, semua orang pasti akan mati..
dan disini..
didunia ini...
kita hanya menunggu, kapan kita akan mati??